Kabar Gembira Buat kamu yang ga sengaja kunjungi Blog ini !!!

jarang-jarang kamu bisa nemuin Harga SOUVENIR se Murah ini..

karena ini kami buat sengaja buat kamu yang ga sengaja berkunjung ke Blog kami dengan ulasan kami selain dari ulasan souvenir

Nah buat kamu yang tertarik dengan Harga-harga souvenir kami, bisa langsung hubungi whatsapp kami di 081296650889 atau 081382658900

caranya screenshoot atau sertakan link url souvenir yang kamu minati pada blog ini, kirimkan kepada kami di nomer yang sudah tertera dia atas

tanpa screenshoot atau link blog kami, kemungkinan kami akan memberikan harga jual yang ada pada toko kami yang cenderung lebih tinggi tentunya

 Aksi kejahatan siber memang bukanlah sesuatu yang harus dianggap remeh Peretas Bank Makin Pintar Membuat Software Penghapus Jejak Transaksi Aksi kejahatan siber memang bukanlah sesuatu yang harus dianggap remeh, terlebih dalam hal kejahatan di dunia perbankan. Berbagai modus pencurian uang di Bank terus saja dilakukan oleh para pelaku agresi kejahatan tersebut.

Dari mulai modus pencurian dengan cara mengintip nomor PIN orang yang sedang memasukkanya di mesin ATM memakai kamera intel berukuran sangat kecil, menciptakan kartu ATM fiktif, memasang card reader sampai modus membuatkan spyware melalui internet sebagai kegiatan jahat intel yang dalam aksinya melaksanakan pencurian informasi melalui sistem online.

Tapi sampai diawal tahun 2018 ini, aksi-aksi tersebut ternyata semakin canggih saja, atau dengan kata lain para hacker seorang andal Bank tersebut sudah menjadi semakin akil saja.
Seperti yang kami kutip dari situs Reuters bahwa baru-baru ini hacker telah mencuri uang di Bank Rusia sebesar 6 juta USD atau setara dengan 339.5 juta rubel jikalau dalam mata uang negara Rusia dan 81 Miliar rupiah jikalau dalam mata uang Indonesia.

Dalam sebuah artikel informasi yang berjudul "Hackers stole $6 million from Russian bank via SWIFT system: central bank", dinyatakan bahwa dalam agresi pencurian uang yang jumlahnya miliaran tersebut menggunakan fasilitas pesan sistem pembayaran internasional SWIFT.

SWIFT sendiri ialah abreviasi dari Society for Worldwide Interbank Financial Telecommunication yang merupakan sebuah asosiasi yang menghubungkan ribuan forum sekuritas dan juga nasabah korporasi atau perusahaan besar yang ada di ratusan negara di seluruh dunia termasuk Indonesia.

Dan dalam pelaksanaannya, memakai sebuah instruksi unik yang terdiri dari beberapa abjad yang diwajibkan pada setiap akan melaksanakan transaksi keuangan internasional baik transfer uang dari luar negeri ke dalam negeri maupun sebaliknya.

Karena kepintaran yang hacker miliki tersebut sampai bisa menembus server dan sistem keamanan di Bank Rusia tersebut, dan akhirnya hacker bisa memanipulasi sistem sampai menciptakan mengirimkan uang ke rekening hacker sendiri.

Nomor rekening hacker peserta uang hasil curian tersebut kan bisa dilacak..?

Mungkin anda dan termasuk saya juga akan berpikiran ibarat itu, kan malah lebih gampang untuk dilakukan pelacakan kemana uang tersebut dikirimkan.

Tapi faktanya ialah tidak bisa dilacak, sebab hacker tersebut ternyata bisa menciptakan sebuah tool atau software khusus yang bisa bekerja untuk menghapus semua data transaksi dari sistem SWIFT tersebut.

Dan ternyata cara penyerangan yang dilakukan oleh peretas seorang andal Bank ini bukan hanya gres terjadi kali ini saja.

Karena pada tahun 2016 kemudian juga pernah menimpa Bangladesh Bank yang berdasarkan para peneliti bahwa peretas tersebut bekerja memakai malware yang memang sudah diprogram untuk menghapus informasi transfer biar tidak meninggalkan jejak.

Posting Komentar

 
Top