Kabar Gembira Buat kamu yang ga sengaja kunjungi Blog ini !!!

jarang-jarang kamu bisa nemuin Harga SOUVENIR se Murah ini..

karena ini kami buat sengaja buat kamu yang ga sengaja berkunjung ke Blog kami dengan ulasan kami selain dari ulasan souvenir

Nah buat kamu yang tertarik dengan Harga-harga souvenir kami, bisa langsung hubungi whatsapp kami di 081296650889 atau 081382658900

caranya screenshoot atau sertakan link url souvenir yang kamu minati pada blog ini, kirimkan kepada kami di nomer yang sudah tertera dia atas

tanpa screenshoot atau link blog kami, kemungkinan kami akan memberikan harga jual yang ada pada toko kami yang cenderung lebih tinggi tentunya

 Setiap orang yang terdaftar dan menjadi nasabah Bank niscaya akan mengatakan beberapa data Amankah Data Pribadi Nasabah Bank Dari Pencurian?
Setiap orang yang terdaftar dan menjadi nasabah Bank niscaya akan mengatakan beberapa data-data pribadi pada dikala pendaftaran. Data-data tersebut biasanya mencakup nama lengkap, alamat rumah, nomor telepon/HP, alamat email dan lainnya, yang tentu saja merupakan sesuatu yang jarang sekali diberitahukan selain kepada pihak Bank, pemerintah atau forum lain yang sanggup dipercaya yang akan selalu menjaga kerahasiaanya.

Artikel Terkait:
Tapi bagaimana bila data nasabah Bank tersebut bocor dan bahkan malah di per-jual-beli kan oleh pihak/oknum yang tidak bertanggung jawab?

Mengenai adanya perkara pencurian dan jual beli data nasabah Bank ternyata memang benar adanya. Seperti sudah beberapa kali sudah diberitakan di media info online Kompas.com.

Beberapa judul artikel lainnya yang masih terkait yang sudah di terbitkan di kompas antara lain adalah:

"Jual Beli Data Nasabah, Dirut BRI Yakin Ada Peran Orang Dalam".
"Data Nasabah Dijual, OJK Minta Masyarakat Lakukan Ini".
"Mengapa Data Nasabah Bisa Bocor?".
"Polisi Tangkap Penjual Data Nasabah Bank".
"DPR Tolak Keras Hak Imunitas Pejabat yang Salah Gunakan Data Nasabah".

Pada tanggal 24 Agustus 2017, dalam sebuah post artikel di situs resmi Kompas jalan masuk Ekonomi berjudul "Polisi Tangkap Penjual Data Nasabah Bank". Bahwa ternyata memang benar adanya praktik yang diduga sebagai salah satu tindakan dalam jaringan penjual data nasabah Bank.

Lalu bagaimana pencuri melaksanakan pencurian data nasabah Bank tersebut..?

Caranya yakni dengan mengumpulkan data nasabah yang diperoleh dari marketing bank atau  rekan-rekan marketing lainnya.

Data nasabah Bank menyerupai apakah yang dimaksud, dan yang sanggup di perjual-belikan..?

Data-data tersebut mencakup nomer telepon/HP, dan alamat email. Karena dari jenis kedua data inilah yang menguntungkan dan sanggup dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu.

Dan dari hasil penyelidikan terungkap juga, bahwa tersangka mempromosikan data-data tersebut kedalam situs jual beli database online.

Dan sehabis Sampingan Online cek eksklusif disalah satu situs yang disebutkan yakni www.jawarasms.com, ternyata masih banyak dijual dan ditawarkan database-database lainnya menyerupai database nomor HP member hotel, pemilik kendaraan beroda empat mewah, owner atau pemilik perusahaan, nasabah investasi pemain forex trading, pemilik apartemen, dan masih banyak yang lainnya.

Siapakah orang atau pihak yang membutuhkan data nasabah Bank dan untuk keperluan apa..?

Seperti yang telah diungkap juga oleh tim Penyidik Subdit TPPU/ Money Laundering Direktorat Tipideksus Bareskrim Polri, bahwa data-data nasabah diharapkan oleh beberapa perusahaan menyerupai perusahaan kartu kredit dan asuransi.

Dan tentu saja, ketika perusahaan-perusahaan tersebut sudah mengantongi data-data nasabah Bank yang jumlahnya sampai ratusan ribu tersebut, akan lebih gampang dalam mempromosikan dan menunjukkan produk atau layanan mereka.

Haruskah nasabah Bank merasa takut atas kejadian menyerupai ini..?

Tidak!, alasannya yakni setiap pelaku yang biasanya merupakan orang dalam, akan ditindak secara tegas. Bahkan Dirut Bank BRI menegaskan, akan memecat kepada siapa saja karyawan yang memang terbukti terlibat dalam jual-beli data nasabah tersebut.

Posting Komentar

 
Top